abdullah.alaydrus

April 7, 2008

Asyraf Hadhramaut (bagian 1)

Filed under: islamic — abdullah alaydrus @ 2:13 am

Asyraf Hadhramaut dan peranan mereka dalam menyebarkan islam di Asia Tenggara

Dr. Muhammad Hasan Al-Aydrus
( pengajar Sejarah Modern di Universitas Uni Emirat Arab )

 

Pengantar

Asia Tenggara dianggap sebagai wilayah yang paling banyak pemeluk agama Islamnya. Yang termasuk wilayah ini adalah pulau-pulau yang terletak di sebelah Timur India sampai Lautan Cina dan mencakup Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Islam masuk ke Asia Tenggara pada umumnya dan Indonesia pada khususnya dengan dakwah yang damai dan bukan dengan ketajaman mata pedang. Ia masuk dengan perantaraan orang-orang Arab Hadhramaut, dalam hal ini para syarif ( gelar untuk keturunan Rasul, Penj) dari keturunan Al-Imam Al-Muhajir Ahmad bin Isa. Beliau diberi laqob (gelar) Al-Muhajir karena hijrah dari Bashrah setelah kota itu menghadapi serangan umum Khawarij dan pemberontakan orang-orang kulit hitam. Ketika itu ia memutuskan berngakat ke Hijaz dan menetap setahun di Madinah Al-Munawwarah ketika Makkah Menghadapi serangan orang-orang Qaramithah. Kemudian beliau melaksanakan haji dan thawaf mengelilingi ka’bah tanpa ada Hajar Aswad yang ketika itu bawa ke Hijr sehingga tempat batu itu menjadi kosong.
Kemudian Imam Ahmad bin Isa memutuskan hijrah ke Hadhramaut. Disana ia menghadapi orang-orang Khawarij, sehingga ia dan anak cucunya dapat menghapus mazhab Ibadhiy dan menyebarkan mazhab Syafi’i. Setelah itu salah satu cucunya Muhammad Shohib Marbath menyempurnakan perjalanannya dan menyebarkan mazhab Syafi’i di daerah Zhufar.
Para syarif hadhramaut juga hijrah ke Afrika Timur, India, dan Asia Tenggara untuk menyebarkan dakwah Islamiyah dan mengajarkan para penduduknya pokok-pokok ajrab agama yang hanif (lurus) ini.
Kita nanti akan sampai pada para da’i yang pertama dari kalangan syarif Hadhramaut yang memainkan peran pening dalam menyebarkan Islam di Asia Tenggara khususnya di Indonesia. Yang paling penting diantara mereka adalah para da’i pertama yang berjumlah 9 orang dan dikenal dengan nama ‘Sunan’ yang artinya “wali” dan sebagian besar dari mereka adalah para syarif hadhramaut dari keturunan Ahmad bin Isa.

bersambung..

3 Comments »

  1. Assalamualaikum.
    jika anda ingin mengetahui sejarah asli hadhramaut dan peranan dakwah hadharim maka buka saja di web site http://indo.hadhramaut.info smua ada disana.

    Comment by Faiz — June 5, 2008 @ 12:32 pm

  2. silahkan akses http://www.
    indo.hadhramaut.info untuk mengetahui bagaimana sejarah hadhramaut secara lengkap

    Comment by Faiz — June 5, 2008 @ 12:39 pm

  3. assalam’alaykum ya sayyid.

    apakah benar bahwa al- Imam ahmad ibn isa al muhajir membawa ajaran imam syafi’i? sebab sebatas yg saya tahu, jarak antara beliau dengan sayyid ali al ‘uraidhi tak terlampau jauh dan pada masa itu di Bashrah masih dibawah pengaruh ajaran sayyidina ja’far as-shadiq.. dan pada waktu itu di yaman kental dengan zaidiyyah.. kalau tidak salah itu waktu sayid al muhajir melawan kaum ibadiy dan di teruskan oleh ustadz al a’zhom fagih al mugaddam muhammad ibn ali ba’alawy, dan pada masa beliaulah bendera tarigah alawiyah berkibar sebagai pertanda berdamainya sunni dan zaydiy melawan ibady.. baru setelah itulah ajaran syafii melekat dikalangan asyraf hadhramaut… mohon pelurusan antum…

    Comment by haidarzadeh — September 25, 2008 @ 10:35 am

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment

Powered by WordPress